Catatan Akhir Tahun Koperasi Indonesia, Hardi Pramana Putra : Kopma Harus Ambil Peran Majukan Pemahaman Berkoperasi Kaum Milenial

Rabu, 1 Maret 2023 - 00:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritakoperasi, Tabalong – Perkembangan koperasi pada generasi muda tahun 2022 seperti luput dari pantuan pelaku koperasi nasional. Koperasi yang beranggotakan mahasiswa di kampus akhir-akhir ini jarang disorot. Potret Koperasi Mahasiswa atau Kopma memang seakan meredup dalam pergulatan koperasi Indonesia.

 

Hardi Pramana Putra, seorang pendamping koperasi (PPKL) yang juga akademisi STIT Syekh Nafis Tabalong menaruh harapan besar pada Kopma untuk menjadi media mengkoperasikan anak muda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga : 

”Koperasi mengalami pegeseran dalam kehidupan civitas akademika, koperasi sering dikaitkan dengan kegiatan unit kegiatan mahasiswa dalam hal ini Kopma, sayangnya hari ini Kopma kita ketahui hanya menjalakan usaha ATK, atribut almamater, toko mini market dan percetakan, bahkan hanya mempelajari teori dan sedikit belajar tentang best practise  berkoperasi” ujar Hardi membuka catatan tentang koperasi di akhir tahun 2022 ini.

 

Baca juga:  Catatan Akhir Tahun Koperasi Indonesia, Iqbal Alfi Ramadansyah : Dari Dualisme Dekopin Hingga Digitalisasi Koperasi

”Di kehidupan kampus mata kuliah koperasi tidak semua diajarkan di setiap Kampus sehingga mengurangi minat mahasiswa untuk mempelajari koperasi sebagai basic ilmu. Seyogyanya kampus bisa lebih memberikan  pengetahuan koperasi juga mengajarkan setiap mahasiswa untuk menjadi sosial entrepreneur melalui koperasi” tegas Hardi.

 

”Kopma haruslah mengambil peran sebagai pusat recuitment generasi milenial berkoperasi. Regenerasi mahasiswa sebagai kader calon  anggota koperasi yang memahami tanggung Jawab dan haknya sebagai owner koperasi. Kopma harusnya melakukan  fungsi memberikan pendidikan koperasi kepada mahasiswa” terang Hardi yang juga  bagian dari Warko.id dan Koperasi Wakaf Indonesia.

 

”Kopma hendaknya memberikan pengetahuan bahwa anggota koperasi sebagai pemilik, pengguna jasa dan pengendali atau controller” ujarnya lagi.

 

Menurut Hardi pendidikan dasar anggota dan webinar seminar perkoperasian cukup ampuh dalam menggaet minat potensi milenial Gen Z masuk dalam Ekosistem koperasi, akan tetapi harus dibekali dengan program-program jangka panjang.

 

 

Ia juga berpendapat perlunya mengajarkan renstra mahasiswa setelah lulus. ”Agar ketika mahasiswa yang lulus akan tetap berkhidmat di dunia koperasi, dan tidak mencari pekerjaan di perusahaan korporat yang justru tidak demokrastis terkesan jauh dari nilai-nilai, jati diri dan harapan koperasi yang memanusiakan manusia” tegasnya lagi.

Baca juga:  BMT Beringharjo Tolak RUU Omnibus Law Sektor Keuangan

 Ia sepakat dengan tokoh nasional koperasi, Suroto yang menyatakan koperasi merupakan perusahaan masa depan.  

 

”Koperasi adalah perusahaan masa depan dan anak muda adalah keniscayaan masa depan yang tentu akan menjadi aktivis dan cendekiawan di masa depan. Agar koperasi terus eksis maka koperasi perlu mendidik anak muda menyiapkan masa depan agar tidak menjadi pengangguran-pengangguran intelektual” ujar Hardi lagi.

 

Menutup catatannya ia berharap kampus-kampus mendorong berkembangnya Kopma untuk menjadi jawaban majunya koperasi masa depan yang ditopang anak-anak muda saat ini. (Diah/Beritakoperasi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaKoperasi.com.

Berita Terkait

Webinar Harkopnas Ke-77 : Peran Lembaga Pembiayaan Pengungkit Pengembangan Koperasi
Budi Hermawan : Bedah Buku Dan Diskusi “Lawan Tanding Kapitalisme” Semarakkan Harkopnas
Syarat Dan Tata Cara Menjadi Notaris Pembuat Akta Koperasi
Koperasi Kopasjadi Purwokerto, Kantor Baru Siap Fasilitasi Modal Usaha Dan Layani Biaya Pendidikan Anak
Hibah Rumah Gratis Ke-477, Bukti Kopsyah BMI Koperasi Yang Menjaga Prinsip Gotong-Royong
Cerita Di Balik Penyerahan Rumah Gratis Kopsyah BMI Ke-477 Di Serang
Enam Pria Tersangka Merampok Rumah Pegawai Koperasi di Malang , 4 Ditangkap dan 2 Buron
Bagi-bagi Dana Koperasi Desa Rp 1,6 Miliar, Wali Nagari dan Bamus di Dharmasraya Jadi Tersangka
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

Mengenal Fenomena Desert Bloom Yang Bikin Gurun Di Arab Saudi Jadi Padang Lavender

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

13 Kontroversi Arab Saudi : Proyek Bangunan Mirip Ka’bah Hingga Pantai Bikini

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mengenal Mocaf Pengganti Terigu Yang Kaya Manfaat

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Fakta Haru Dibalik Hari Kasih Sayang 14 Februari

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mau Bisa Nulis Buku Atau Opini Media Penerbit Sherpa Indonesia Buka Klub Menulis, Terbuka Untuk Seluruh Indonesia

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Terapkan Kiat ini, Bikin UMKM Makin Sukses di Era Digital

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Selamat Jalan Prof Rubi, Guru Abadi Sang Pembimbing Yang Menginspirasi

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Tata Cara Salat dan Khutbah Idul Adha di Rumah

Berita Terbaru

Nasional

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia

Minggu, 21 Jul 2024 - 00:01