Pemuda Banyumas, Gabung Kopasjadi : Jadi Usahawan Kreatif Majukan Ekonomi Desa, Didukung Pembiayaan Untuk Usaha Dari Kopasjadi

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritakoperasi, Purwokerto – Jika kita menanyakan apa itu sukses kepada orang-orang, boleh jadi jawabannya adalah beragam. Sebagian mungkin menjawab dan beranggapan bahwa orang yang sukses adalah memiliki kedudukan tinggi.

Menurut sebagian lain, bahwa orang yang sukses adalah orang yang kaya (punya kendaraan dan rumah mewah, dan lain-lain), yang lain berpendapat bahwa orang yang sukses adalah orang mempunyai gelar pendidikan yang tinggi (misalnya bergelar Doktor).  

Menjadi pengusaha, pebisnis  hebat, punya perusahaan,  orang besar dan terkenal, sering jalan-jalan dan liburan ke luar negeri, dsb. Sementara sebagian lagi berpendapat, bahwa orang yang sukses adalah orang yang berhasil meraih cita-citanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tentu sah-sah saja setiap orang mempunya pendapat tentang apa itu sukses dan mengatakan bahwa orang yang mendapatkan dan memperoleh apa yang dicita-citakan dan diinginkan adalah dikatakan orang yang sukses.

Namun rasanya perlu diingat bahwa kesuksesan dunia tersebut (jabatan tinggi, gelar tinggi, punya rumah mewah, kendaraan, jaringan bisnis, dsb), hanyalah sementara dan akan ditinggalkan, karena kenikmatan di dunia itu tidaklah kelal dan sempurna.

Baca juga:  Bebasnya Tersangka Indosurya. Mahfud MD : Tidak Perlu Menghormati Putusan Itu

Sehat ada sakit, muda ada tua, luang ada sempit, dan hidup ada mati. Maka menjadi kerugian juga bila ukuran capaian kesuksesan seperti contoh-contoh di atas itu tidaklah membawa kepada ketaatan kepada Allah.

Bagi seorang muslim tentu kita mempunyai pedoman dasar tentang apa itu sukses (selain hal-hal duniawi yang disebutkan tadi).

Lalu bagaimana menurut Islam? Seperti yang tersurat dalam QS. Al-Muminun di atas bahwa kesuksesan yang sesungguhnya adalah ketika seseorang masuk ke surga dan terhindar dari neraka.  Inilah orang yang sukses. Hal itu, karena ketika seseorang masuk surga, maka apa yang diinginkannya ada.

Allah Subhaanahu wa Taala berfirman : "Dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal di dalamnya" (QS. Az Zukhruf: 71).

Tidak ada kesuksesan besar selain masuk surga dan terhindar dari neraka. Itulah sukses yang sebesar-besarnya. Tak ada bandingannya, apapun itu. Tetapi tentu saja harus diingat, bahwa sebagai manusia (mahluk) kita berkewajiban mengikuti dan menjalankan petunjuk dan tuntunan yang Allah tetapkan karena setiap usaha menuju kesuksesan (masuk surga)  pastilah ada jalan yang harus ditempuh (mengikuti seperti apa yang Allah firmankan dalam QS. Al-Muminun : 1-11 di atas).

Baca juga:  Kopasjadi Berikan Solusi UKM Naik Kelas Dengan Akses Modal Kerja Serta Pendampingan Usaha

Dalam rangka membangun kesuksesan sejak muda, Koperasi Syariah Arasy Wukir Jaladri (Kopasjadi) memberikan pelatihan kepada pemuda di Banyumas untuk belajar bisnis dan didukung dengan modal usaha dari koperasi.

Nina Sofiana, Asisten Manajer Kopasjadi mengatakan bahwa koperasi melatih pemuda untuk bisnis langsung praktek dan didukung dengan konsultan bisnis berkelas nasional. Selain itu untuk memudahkan pemuda Banyumas memulai usaha diberikan stimulasi permodalan.

“Kita berharap bisa bekerjasama dengan desa-desa melalui kades-kades untuk membangun ekonomi desa melalui permuda dengan program koperasi kita” pungkas Nina.

Untuk bergabung dalam program ini dapat menghubungi Mega di 0877-7611-3133. (Mega/Beritakoperasi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaKoperasi.com.

Berita Terkait

Webinar Harkopnas Ke-77 : Peran Lembaga Pembiayaan Pengungkit Pengembangan Koperasi
Budi Hermawan : Bedah Buku Dan Diskusi “Lawan Tanding Kapitalisme” Semarakkan Harkopnas
Syarat Dan Tata Cara Menjadi Notaris Pembuat Akta Koperasi
Koperasi Kopasjadi Purwokerto, Kantor Baru Siap Fasilitasi Modal Usaha Dan Layani Biaya Pendidikan Anak
Hibah Rumah Gratis Ke-477, Bukti Kopsyah BMI Koperasi Yang Menjaga Prinsip Gotong-Royong
Cerita Di Balik Penyerahan Rumah Gratis Kopsyah BMI Ke-477 Di Serang
Enam Pria Tersangka Merampok Rumah Pegawai Koperasi di Malang , 4 Ditangkap dan 2 Buron
Bagi-bagi Dana Koperasi Desa Rp 1,6 Miliar, Wali Nagari dan Bamus di Dharmasraya Jadi Tersangka
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

Mengenal Fenomena Desert Bloom Yang Bikin Gurun Di Arab Saudi Jadi Padang Lavender

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

13 Kontroversi Arab Saudi : Proyek Bangunan Mirip Ka’bah Hingga Pantai Bikini

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mengenal Mocaf Pengganti Terigu Yang Kaya Manfaat

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Fakta Haru Dibalik Hari Kasih Sayang 14 Februari

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mau Bisa Nulis Buku Atau Opini Media Penerbit Sherpa Indonesia Buka Klub Menulis, Terbuka Untuk Seluruh Indonesia

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Terapkan Kiat ini, Bikin UMKM Makin Sukses di Era Digital

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Selamat Jalan Prof Rubi, Guru Abadi Sang Pembimbing Yang Menginspirasi

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Tata Cara Salat dan Khutbah Idul Adha di Rumah

Berita Terbaru

Nasional

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia

Minggu, 21 Jul 2024 - 00:01