Polisi Gadungan Ikut Kerja Dikantor Polisi, Mengaku Intel Brimob Sejak 2018

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritakoperasi, Makassar – Ada polisi gadungan bernama Haerul menyusup ke tim polisi asli di Kota Makassar Sulawesi selatan. Tersangka sering mengikuti penggrebegan yang dilakukan oleh kepolisian, dan mengaku sebagai brimob berpangkat Briptu. Pasalnya polisi asli yang bekerja di kantor tersebut tidak menyadari bahwa Haerul adalah polisi abal-abal.

Istri Haerul bernama Marniati juga baru tau kalau dirinya memiliki suami polisi gadungan setelah 5 tahun pernikahan. Sang istri mengaku sempat curiga kepada suaminya karena suaminya tidak pernah mengajak dirinya dalam kegiatan Ibu Bayangkhari dan tidak pernah tau gaji suaminya hingga saat ini. 

Penyamaran ini terkuak ketika istrinya mendatangi mako Brimob di Pa’Baengbaen Makassar untuk mencari suaminya sekaligus memastikan apakah suaminya ditugaskan disana atau tidak. Hal ini dilakukan karena Haerul sudah 2 minggu tidak pulang kerumah. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah dibantu mencarikan data polisi-polisi, ternyata tidak ada anggota yang bernama Haerul. Menurut pengakuan personel Brimob yang bertugas, Haerul bukanlah petugas Brimob, dan diketahui juga memiliki kekasih lain atau berselingkuh. 

Baca juga:  Pemerintah Kembali Perpanjang Moratorium Izin Koperasi Simpan Pinjam

 

BACA JUGA : Sri Mulyani Minta Club Moge Dirjen Pajak Bubar

Atas kejadian ini Haerul ditangkap di Polsekta Tamalate. Haerul sudah ngaku jadi anggota polisi sejak 2018 lalu. Ia mengungkapkan bahwa alasannya menjadi polisi gadungan agar disegani oleh pihak keluarga. 

Dari penangkapan ini, polisi mengamankan barang bukti berupa seragam dengan pangkat Brigadir, kartu anggota palsu, dan proyektil pluru. Hingga sekarang, kasus polisi gadungan ini masih diselidiki darimana tersangka mendapat item perlengkapan polisi. Atas tindakannya, Haerul terancam penjara 4 tahun keatas. (Beritakoperasi/Sefi)
 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaKoperasi.com.

Berita Terkait

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia
Seminar Nasional Revitalisasi Koperasi Indonesia : Ahmad Subagyo Menekankan Pentingnya Revitalisasi Koperasi di Era Digital Melalui Strategi dan Inovasi
Forkopi Gelar Konsolidasi Kawal Regulasi Bangkitkan Koperasi Yang Sesuai Amanat Konstitusi
10 Koperasi Modern Diinkubasi Menjadi Lembaga Inkubator Bisnis
Kunjungan Koperasi VICTO Philippina : Koperasi Poetera Desa Wisata Ajak Koperasi ASEAN Kembangkan Tourism COOP dan Kerjasama Usaha
Dampak Regulasi Terhadap Keberlangsungan Koperasi
Lewati Rekor, Pemudik RI Lebaran 2024 Tembus 242 Juta Orang
Panas Perang Iran-Israel, Pemerintah Ungkap Nasib WNI
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

Mengenal Fenomena Desert Bloom Yang Bikin Gurun Di Arab Saudi Jadi Padang Lavender

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

13 Kontroversi Arab Saudi : Proyek Bangunan Mirip Ka’bah Hingga Pantai Bikini

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mengenal Mocaf Pengganti Terigu Yang Kaya Manfaat

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Fakta Haru Dibalik Hari Kasih Sayang 14 Februari

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mau Bisa Nulis Buku Atau Opini Media Penerbit Sherpa Indonesia Buka Klub Menulis, Terbuka Untuk Seluruh Indonesia

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Terapkan Kiat ini, Bikin UMKM Makin Sukses di Era Digital

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Selamat Jalan Prof Rubi, Guru Abadi Sang Pembimbing Yang Menginspirasi

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Tata Cara Salat dan Khutbah Idul Adha di Rumah

Berita Terbaru

Nasional

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia

Minggu, 21 Jul 2024 - 00:01