KH. Abdul Majid Umar Mengkampanyekan Citra Baik Koperasi : Saling Gandeng dan Gendong

Rabu, 2 Agustus 2023 - 00:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritakoperasi, Jawa Tengah – KH. Abdul Majid Umar turut serta menjadi aktivis koperasi sejak 1997 silam. Koperasi yang ia kelola awalnya dibentuk oleh Bapak KH. Nawawi Thoyib (Alm) (1993). karena keprihatinannya terhadap masyarakat yang terjerat rentenir.

Pada awal pembentukannya, koperasi ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi perekonomian masyarakat pada saat itu dan diberi nama Koperasi BMT Unit Gabungan Terpadu (UGT) Sidogiri.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berawal dari gerakan guru madrasah yang saling bergandengan dan membawa masyarakat bangkit. Membangun kebersamaan dengan slogan ‘saling gandeng dan gendong’. Bergandeng tangan untuk saling mensejahterakan dan bangkit dari keterpurukan.” Ungkap KH. Abdul Majid Umar yang dikutip pada siaran live streaming Instagram @beritakoperasi (4/2).

Ia juga menyebutkan bahwa timnya sempat melewati hantaman krisis moneter pada 1998 yang membuat ekonomi di Indonesia tidak stabil.

Pada tahun tersebut  orang-orang mencari pengelola uang yang bisa menjamin keuangan mereka disaat krisis, timing ini menjadi kesempatan yang bagus bagi koperasi untuk menunjukan eksistensinya.

Baca juga:  Indonesia Darurat Koperasi, Benarkah Demikian ?

Walaupun ekonomi sangat berat pada saat itu, namun KH.Abdul Majid bersama timnya tidak pantang menyerah. Mereka selalu menerapkan 2 konsep dasar dalam berkoperasi diantaranya :

 

1. Membuat program antar anggota ketika membutuhkan dana untuk pengembangan usaha.

 

2. Menyampaikan hak-hak anggota agar mereka selalu mengetahui perkembangan koperasi, dan menyampaikan resiko yang akan ditanggung bersama secara transparant.

 

Baca Juga : Dampak Koperasi Indonesia Akibat Hantaman Kasus Indosurya. H Abdul Majid Umar – Kasus Indosurya Terjadi Karena Masyarakat Mudah Diiming-imingi

 

Ketua BMT UGT Nusantara ini juga memberikan masukan terhadap pemerintah agar koperasi lebih diminati, karena Koperasi saat ini sangat lemah di masyarakat karena dianggap beresiko dan tidak layak untuk berinvestasi.

“Pemerintah diharapkan lebih tegas kepada koperasi-koperasi yang ada, harus mengikuti rules-rules koperasi yang berlaku seperti RAT rutin, kebutuhan anggota terfasilitasi dan betul-betul mengelola aktifitas anggotanya.” Ungkapnya. (Beritakoperasi/Sefi)
 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaKoperasi.com.

Berita Terkait

Saran Untuk Anggota Koperasi Bermasalah. Suroto : Koperasi Yang Baik Menyelenggarakan Pendidikan Bagi Anggotanya
Dr. Mohamad Sukri : Ledakan KSP Bermasalah Sudah Diingatkan 15 Tahun Lalu
Indonesia Darurat Koperasi, Benarkah Demikian ?
Pakar : Kemenkop Mestinya Atasi Solusi Gagal Bayar KSP Bukannya Moratorium
Pakar : Kemenkop mestinya Atasi Solusi Gagal Bayar KSP, Bukannya Moratorium
Abdul Majid : Prihatin Dengan Kasus Koperasi Ilegal, Oknum Yang Bersangkutan Harus Diusut Secara Pasti
Maraknya Koperasi Abal-abal. Suroto : Bubarkan! Jangan Hanya Gertak Sambal
Sistem Kapitalisme Ekonomi Kita
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

Mengenal Fenomena Desert Bloom Yang Bikin Gurun Di Arab Saudi Jadi Padang Lavender

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

13 Kontroversi Arab Saudi : Proyek Bangunan Mirip Ka’bah Hingga Pantai Bikini

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mengenal Mocaf Pengganti Terigu Yang Kaya Manfaat

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Fakta Haru Dibalik Hari Kasih Sayang 14 Februari

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mau Bisa Nulis Buku Atau Opini Media Penerbit Sherpa Indonesia Buka Klub Menulis, Terbuka Untuk Seluruh Indonesia

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Terapkan Kiat ini, Bikin UMKM Makin Sukses di Era Digital

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Selamat Jalan Prof Rubi, Guru Abadi Sang Pembimbing Yang Menginspirasi

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Tata Cara Salat dan Khutbah Idul Adha di Rumah

Berita Terbaru

Nasional

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia

Minggu, 21 Jul 2024 - 00:01