Jakarta, Beritakoperasi – Koperasi Pemuda Indonesia (KOPINDO) Gelar perdana Pemuda Koperasi Series 2025 dengan tema “Peran Pemuda Koperasi dalam Menyukseskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.” Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi generasi muda untuk memperkuat kontribusi dalam pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang kini tengah berkembang di ribuan desa dan kelurahan di Indonesia.

Peran KOPINDO dalam Mendorong Pemuda Koperasi Desa

Ketua Umum KOPINDO, Asep Palahudin, menegaskan bahwa percepatan regenerasi gerakan koperasi hanya bisa terwujud jika pemuda desa aktif mengambil peran. Menurutnya, koperasi desa bukan sekadar lembaga ekonomi, melainkan sarana pemberdayaan sosial yang mampu:

  1. Membuka lapangan kerja baru.
  2. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
  3. Memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

Ia menekankan bahwa pemuda harus menjadi motor penggerak koperasi pemuda agar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat.

Data Perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

Dalam kesempatan tersebut, David Bastian, Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM RI, memaparkan perkembangan terkini Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hingga saat ini, tercatat:

  • 81.147 desa/kelurahan telah membentuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui musyawarah desa.
  • 80.610 koperasi desa sudah resmi berbadan hukum.
Baca juga:  Warga Purwokerto Mari Merapat! Nikmati Kelezatan Bakso Khas Wonogiri di Kedai Bakso Girimarto Purwokerto

David menekankan pentingnya partisipasi aktif pemuda dalam tiga tahap utama:

  • Penguatan kelembagaan koperasi desa.
  • Operasionalisasi koperasi yang efektif.
  • Pengembangan usaha koperasi yang berdaya saing.

Selanjutnya, Ilham Nasai, Ketua LSP2I, menyoroti arah pembangunan koperasi yang sejalan dengan Visi-Misi Asta Cita Prabowo-Gibran 2024–2029. Menurutnya, pemuda koperasi memiliki tiga kontribusi strategis, yaitu:

  1. Penguatan Industri Pangan dan Pertanian
    Koperasi desa harus hadir sebagai basis ekonomi pangan nasional, terutama dalam mendukung kemandirian pangan.
  2. Meningkatkan Skala Ekonomi Koperasi
  3. Pemuda perlu mendorong koperasi desa agar mampu bersaing di pasar global, tidak hanya di lingkup lokal.

Menurutnya Penting untuk Mempersiapkan SDM Terampil, Melalui pengembangan smart farming dan pemanfaatan teknologi tepat guna, pemuda dapat menjadikan koperasi desa lebih modern dan berdaya saing.

Tata Kelola Transparan dan Berkelanjutan

Keberhasilan koperasi desa tidak hanya bergantung pada jumlah kelembagaan, tetapi juga pada tata kelola koperasi yang transparan, inovatif, dan berkelanjutan. Dengan demikian, manfaat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa, bukan hanya pengurus koperasi.

Baca juga:  Kementerian BUMN Resmi Berubah Jadi BP BUMN

Acara yang dimoderatori oleh Luni Nanda ini berlangsung interaktif. Beberapa peserta mengajukan pertanyaan seputar best practice pengelolaan koperasi desa di berbagai daerah, termasuk strategi melibatkan pemuda dalam tata kelola koperasi yang profesional dan berorientasi masa depan.

Temukan Peran Pemuda Koperasi Desa bersama KOPINDO di Series 2025

Melalui Pemuda Koperasi Series 2025, KOPINDO berharap semakin banyak pemuda yang tergerak untuk membangun Koperasi Merah Putih di desanya masing-masing. Dengan demikian, koperasi dapat memperkuat ekonomi lokal, mendorong kemandirian desa, sekaligus memperkokoh ekonomi kerakyatan Indonesia. (SS/Beritakoperasi)