Isu Perubahan UU Koperasi No.25/1992. Karena Kasus Koperasi Abal-abal ?

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritakoperasi, Jakarta – Adanya isu perubahan UU Koperasi No.25/1992 disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Usulan revisi UU Koperasi itu salah satunya disebabkan adanya kasus penipuan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya.

 

"Mohon pengertiannya kita akan merevisi, mengajukan revisi UU koperasi agar penipuan-penipuan yang berkedok koperasi ini bisa segera diakhiri dan ditangkal untuk masa depan yang akan datang," ucap Mahfud, dikutip dari YouTube Kemenko Polhukam, Sabtu (28/1/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hal ini diputuskan setelah Mahfud MD, Kejaksaan Agung, Polri, serta Kementerian Koperasi dan UKM terkait mengadakan pertemuan yang membahas mengenai terdakwa kasus penipuan KSP Indosurya yang divonis bebas oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

 

Kemenko Polhukam juga berharap kepada DPR agar dapat mengesahkan UU revisi ini demi nama baik koperasi agar tidak ada penipuan-penipuan yang mengatasnamakan koperasi lagi.

 

"Kita mohon pengertian kepada DPR, kita akan merevisi UU koperasi, karena sekarang penipuan-penipuan dan pencurian uang rakyat itu kalau UU Perbankan, ada pengawasnya," tegas Mahfud.

Baca juga:  FORKOPI : Koperasi Tetap Tangguh meskipun Diguncang Stigma Buruk Koperasi

 

Undang-Undang Koperasi Nomor 25 Tahun 1992 sendiri menjelaskan berbagai ketentuan terkait koperasi sebagai lembaga keuangan bukan bank. Beberapa di antaranya mencakup rincian tujuan, landasan, hingga fungsinya.

Koperasi simpan pinjam harus tunduk kepada aturan UU Nomor 17 Tahun 2012. Sebagai catatan, UU Nomor 25 tahun 1992 sempat diperbarui oleh UU tahun 2012 tersebut. Namun, pada 28 Mei 2014, MK membatalkan UU Nomor 17 Tahun 2012 Tentang Perkoperasian.
 

Maka, UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian dinyatakan berlaku untuk sementara waktu hingga terbentuknya UU baru. Berbeda dari lembaga keuangan lain, dana yang diperoleh dari koperasi simpan pinjam dianggap lebih instan. Lebih tepatnya, cepat dan sederhana secara prosedur. (Beritakoperasi/Sefi)
 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaKoperasi.com.

Berita Terkait

Webinar Harkopnas Ke-77 : Peran Lembaga Pembiayaan Pengungkit Pengembangan Koperasi
Budi Hermawan : Bedah Buku Dan Diskusi “Lawan Tanding Kapitalisme” Semarakkan Harkopnas
Syarat Dan Tata Cara Menjadi Notaris Pembuat Akta Koperasi
Koperasi Kopasjadi Purwokerto, Kantor Baru Siap Fasilitasi Modal Usaha Dan Layani Biaya Pendidikan Anak
Hibah Rumah Gratis Ke-477, Bukti Kopsyah BMI Koperasi Yang Menjaga Prinsip Gotong-Royong
Cerita Di Balik Penyerahan Rumah Gratis Kopsyah BMI Ke-477 Di Serang
Enam Pria Tersangka Merampok Rumah Pegawai Koperasi di Malang , 4 Ditangkap dan 2 Buron
Bagi-bagi Dana Koperasi Desa Rp 1,6 Miliar, Wali Nagari dan Bamus di Dharmasraya Jadi Tersangka
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

Mengenal Fenomena Desert Bloom Yang Bikin Gurun Di Arab Saudi Jadi Padang Lavender

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

13 Kontroversi Arab Saudi : Proyek Bangunan Mirip Ka’bah Hingga Pantai Bikini

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mengenal Mocaf Pengganti Terigu Yang Kaya Manfaat

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Fakta Haru Dibalik Hari Kasih Sayang 14 Februari

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mau Bisa Nulis Buku Atau Opini Media Penerbit Sherpa Indonesia Buka Klub Menulis, Terbuka Untuk Seluruh Indonesia

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Terapkan Kiat ini, Bikin UMKM Makin Sukses di Era Digital

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Selamat Jalan Prof Rubi, Guru Abadi Sang Pembimbing Yang Menginspirasi

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Tata Cara Salat dan Khutbah Idul Adha di Rumah

Berita Terbaru

Nasional

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia

Minggu, 21 Jul 2024 - 00:01