Koperasi TMI Tegal Dukung Kemajuan UMKM melalui Dana Bergulir

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAKOPERASI, PURWOKERTO – Koperasi Tegal Manufaktur Indonesia (TMI) berkomitmen untuk mendukung kemajuan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia melalui akses dana bergulir.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Koperasi TMI Tri Sukamto dalam kunjungan kerja Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM), dan Direktur Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) ke wilayah Lingkungan Industri Kecil (LIK) Takaru Tegal.

Koperasi TMI didirikan pada 2018 dan beranggotakan 24 industri kecil dan menengah (IKM) logam di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Tepatnya, di LIK Takaru, Jalan Raya Dampyak KM 04, Kecamatan Kramat. Sebelumnya, koperasi ini adalah Kelompok Usaha Bersama (KUB) Tegal Manufacture Parts yang berdiri pada 2016.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koperasi TMI bergerak di berbagai bidang, seperti komponen otomotif, alat berat, perkapalan, dan peralatan rumah tangga.
Di tengah pandemi Covid-19 pada 2020, Koperasi TMI mampu meningkatkan omzetnya hingga 100 persen. Hal ini menunjukkan ketangguhan dan potensi besar koperasi dalam mendorong roda ekonomi nasional.
Saat ini, 15 perusahaan besar telah bekerja sama dengan Koperasi TMI, termasuk PT Astra dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Baca juga:  Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia

Menurut Tri, koperasi di Indonesia bisa menjadi saka guru perekonomian nasional dan pemimpin dalam pengembangan UMKM. Mengingat potensi pasar raw material cukup besar, tambahan modal usaha yang cukup besar dibutuhkan agar kebutuhan tersebut bisa diakomodasi. Utamanya, bagi koperasi produsen raw material.
“Melalui kunjungan YDBA, Kemenkop UKM, dan LPDB-KUMKM, kami mengenal pinjaman bertarif rendah LPDB-KUMKM yang berasal dari pemerintah,” ujar Tri dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (20/3/2024).

Lebih lanjut, ia menilai, dukungan dana bergulir LPDB-KUMKM akan memberikan dampak signifikan bagi perkembangan bisnis Koperasi TMI, terutama dalam pengembangan unit usaha material dan ketersediaan stok.
“Selain sinergi dengan YDBA, Kemenkop UKM, dan LPDB-KUMKM, pihak lain juga turut terlibat dalam pembinaan dan peningkatan usaha Koperasi TMI, seperti Kementerian Perindustrian, Bank Indonesia, Dinas Perindustrian Kabupaten Tegal, dan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tegal,” papar Tri.

Guna meningkatkan kinerja dan layanan, Koperasi TMI juga menerapkan beberapa aplikasi berbasis digital. Contohnya, Management Inventory untuk mengecek stok gudang dan masuk keluarnya barang secara real-time. Lalu, ada Grandstream Device Management System (GDMS) sebagai pusat logistik dan pengecekan jumlah dan posisi armada, serta barang yang dibawa.

Baca juga:  FORKOPI : Koperasi Tetap Tangguh meskipun Diguncang Stigma Buruk Koperasi

Pada 2024, Koperasi TMI memiliki strategi untuk meningkatkan produktivitas usaha, seperti fokus pada tender meubelair Astra, peningkatan kapasitas produksi proyek seperti kargo bak roda tiga, dan pengembangan material center melalui peningkatan efektivitas tenaga pemasaran dalam menjual raw material.
“Kami berharap, melalui LPDB-KUMKM, lebih banyak koperasi di Indonesia yang mendapatkan permodalan dana bergulir dengan bunga rendah. Ke depan, kami mengharapkan LPDB-KUMKM terus mendukung kemajuan koperasi dan anggotanya, yaitu UMKM. Dengan begitu, sektor ini bisa berkembang dan Indonesia bisa lebih maju dan modern,” harap Tri.

Dukungan LPDB-KUMKM untuk koperasi dan UMKM
Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo menyampaikan bahwa pihaknya memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mendukung peningkatan akses permodalan terhadap koperasi.
Ia mengatakan, pemerintah melalui LPDB-KUMKM berupaya memberi kemudahan akses pembiayaan, investasi, dan pemasaran kepada pelaku UMKM melalui koperasi. Selain itu, LPDB-KUMKM juga melakukan pendampingan untuk membantu koperasi memenuhi syarat pengajuan pinjaman.

“Pendampingan kepada koperasi potensial menjadi poin penting dalam menjaring mitra baru. Tahapan ini menjadi cikal bakal dalam membentuk ekosistem yang baik sehingga koperasi dapat menjadi aggregator bagi para anggotanya,” papar Supomo.
LPDB-KUMKM berharap, dengan memaksimalkan pelayanan dan pendampingan, dana bergulir dapat disalurkan dengan mudah dan murah sehingga berkontribusi positif terhadap sektor koperasi dan UMKM, serta memberikan efek ganda terhadap perekonomian nasional. (Beritakoperasi/Mega)
 

Baca juga:  Koperasi Arbangin Wukir Jalanidhi Ajak Berdaya & Makmur Bersama

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaKoperasi.com.

Berita Terkait

Webinar Harkopnas Ke-77 : Peran Lembaga Pembiayaan Pengungkit Pengembangan Koperasi
Budi Hermawan : Bedah Buku Dan Diskusi “Lawan Tanding Kapitalisme” Semarakkan Harkopnas
Syarat Dan Tata Cara Menjadi Notaris Pembuat Akta Koperasi
Koperasi Kopasjadi Purwokerto, Kantor Baru Siap Fasilitasi Modal Usaha Dan Layani Biaya Pendidikan Anak
Hibah Rumah Gratis Ke-477, Bukti Kopsyah BMI Koperasi Yang Menjaga Prinsip Gotong-Royong
Cerita Di Balik Penyerahan Rumah Gratis Kopsyah BMI Ke-477 Di Serang
Enam Pria Tersangka Merampok Rumah Pegawai Koperasi di Malang , 4 Ditangkap dan 2 Buron
Bagi-bagi Dana Koperasi Desa Rp 1,6 Miliar, Wali Nagari dan Bamus di Dharmasraya Jadi Tersangka
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

Mengenal Fenomena Desert Bloom Yang Bikin Gurun Di Arab Saudi Jadi Padang Lavender

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

13 Kontroversi Arab Saudi : Proyek Bangunan Mirip Ka’bah Hingga Pantai Bikini

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Fakta Haru Dibalik Hari Kasih Sayang 14 Februari

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mengenal Mocaf Pengganti Terigu Yang Kaya Manfaat

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mau Bisa Nulis Buku Atau Opini Media Penerbit Sherpa Indonesia Buka Klub Menulis, Terbuka Untuk Seluruh Indonesia

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Terapkan Kiat ini, Bikin UMKM Makin Sukses di Era Digital

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Selamat Jalan Prof Rubi, Guru Abadi Sang Pembimbing Yang Menginspirasi

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Tata Cara Salat dan Khutbah Idul Adha di Rumah

Berita Terbaru

Nasional

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia

Minggu, 21 Jul 2024 - 00:01