Polemik Masuk Pukul 05.00 Pagi, Kurang Tiddur Bikin Anak Loyo di Sekolah

Selasa, 3 Januari 2023 - 00:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polemik Masuk Pukul 05.00 Pagi, Kurang Tiddur Bikin Anak Loyo di Sekolah

Beritakoperasi.com- Polemik kebijakan siswa SMA di kota kupang, NTT, yang masuk pukul 05.00 pagi mendapatkan atensi dari berbagai pihak. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menerapkan hal itu dengan niat membangun etos kerja yang lebih baik dan tidak perlu ada tambahan rombongan belajar.

Namun, perubahan ini memicu pro kontra karena jam masuk itu dinilai kurang manusiawi dan hanya akan menbuat anak datang ke sekolah dalam keadaan  mengantuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kurang tidur bjsa mempengaruhi performa anak di sekolah.

Siswa SMA di kupang yang harus masuk sekolah pukul 5 subuh mungkin saja datang dalam kondisi kurang tidur. Tak hanya mengantuk, hal itu akan membuat performa mereka di sekolah menurun karena berbagai factor. Anak-anak dan remaja perlu mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas agar otak mereka bisa bekerja optimal saat belajar di sekolah. “Kurang tidur juga dapat berdampak negative pada acara belajar anak”. Kata dokter spesialis anak di University of Utah, AS, dr Cindy Gellner.

Baca juga:  Implikasi Kebijakan Moratorium Koperasi

Anak-anak yang kelelahan akan belajar lebih lambat karena sulit mengingat apa yang baru dikatakan oleh gurunya atau yang di baca dari bukunya. Otak mereka lebih sulit untuk focus, bahkan mengganggu pembentukan dan mengingat ingatan jangka panjang..

Ketika anak-anak kurang tidur, otak mereka benar-benar terjerumus kedalam pola gelombang otak seperti tidur sehingga cenderung melamun atau bengong ketika kelas berlangsung. Anak-anak yang kurang tidur juga lebih mudah terganggu konsentrasinya sehingga beresiko membuat lebih banyak kesalahan ceroboh atau sulit untuk focus pada tugas sekolahnya.

“Jangan lupa bagaimana anak-anak menjadi murung dan impulsive saat mereka lelah,” tambah D.Geller. Mereka lebih cenderung kehilangan kesabaran sehingga membuat pilihan yang buruk dan bertingkah nakal, mengganggu proses belajar dirinya ataupun teman sekelasnya.

 

 

BACA JUGA : Polisi Gadungan ikut kerja di Kantor

Kurang tidur juga berdampak buruk pada kekebalan tubuhnya saat menghadapi bakteri, virus, atau resiko kesehatan lainnya. “Kurang tidur sebenarnya dapat mempengaruhi system kekebalan anak dengan mengurangi sel yang membantu kita melawan infeksi dan meningkatkan sel yang menyebabkan peradangan,: urai dokter.

Baca juga:  Ecky Awal Mucharam, Fraksi PKS  : Pembinaan Dan Pengawasan Koperasi Tetap Di KemenkopUKM Selama Koperasi Tidak Mengumpulkan Dana Pihak Ketiga (DPK) Dari Publik

Dalam keadaan sehat, tubuh anak bisa merespon flu atau infeksi dengan mudah lewat demam. “Jika seorang anak kurang tidur, reaksi demam mereka tidak prima dan mereka tidak dapat melawan infeksi sebaik mungkin jika mereka cukup istirahat,” tambahnya.

Selain itu, anak-anak yang kurang tidur juga cenderung kelebihan berat badan yang bisa menjadi pemicu obesitas, ini juga ada hubungannya dengan kadar hormone dan pengaruhnya terhadap rasa lapar. (Beritakoperasi/nina)
 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaKoperasi.com.

Berita Terkait

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia
Seminar Nasional Revitalisasi Koperasi Indonesia : Ahmad Subagyo Menekankan Pentingnya Revitalisasi Koperasi di Era Digital Melalui Strategi dan Inovasi
Forkopi Gelar Konsolidasi Kawal Regulasi Bangkitkan Koperasi Yang Sesuai Amanat Konstitusi
10 Koperasi Modern Diinkubasi Menjadi Lembaga Inkubator Bisnis
Kunjungan Koperasi VICTO Philippina : Koperasi Poetera Desa Wisata Ajak Koperasi ASEAN Kembangkan Tourism COOP dan Kerjasama Usaha
Dampak Regulasi Terhadap Keberlangsungan Koperasi
Lewati Rekor, Pemudik RI Lebaran 2024 Tembus 242 Juta Orang
Panas Perang Iran-Israel, Pemerintah Ungkap Nasib WNI
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

Mengenal Fenomena Desert Bloom Yang Bikin Gurun Di Arab Saudi Jadi Padang Lavender

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

13 Kontroversi Arab Saudi : Proyek Bangunan Mirip Ka’bah Hingga Pantai Bikini

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mengenal Mocaf Pengganti Terigu Yang Kaya Manfaat

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Fakta Haru Dibalik Hari Kasih Sayang 14 Februari

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mau Bisa Nulis Buku Atau Opini Media Penerbit Sherpa Indonesia Buka Klub Menulis, Terbuka Untuk Seluruh Indonesia

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Terapkan Kiat ini, Bikin UMKM Makin Sukses di Era Digital

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Selamat Jalan Prof Rubi, Guru Abadi Sang Pembimbing Yang Menginspirasi

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Tata Cara Salat dan Khutbah Idul Adha di Rumah

Berita Terbaru

Nasional

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia

Minggu, 21 Jul 2024 - 00:01