Pandemi, Teten Ingin Koperasi dan UMKM Jadi Sentara Pemulihan Ekonomi

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritakoperasi, Jakarta – Menteri Koperasi dan Usaha Kexil dan Menengah Teten Masduki menginginkan agar koperasi dan UMKM menjadi sentra pemulihan ekonomi nasional.

“Karena mayoritas pelaku usaha kita 99,9 persen adalah UMKM yang kontribusi terhadap PDB 61 persen, dan yang paling dahsyat itu penerapan tenaga kerja 97 persen di sektor UMKM,: ungkap Teten Masduki di Jakarta, senin.

Ia mengatakan  bahwa agar UMKM dapat berkembang maka harus bermitra dengan usaha yang besar. Dalam sebuah survei, ia menyebutkan 93 persen UMKM di Indonesia tak menjalin kemitraan dengan usaha besar. Baginya, bermitra dengan usaha besar dapat menghadirkan kesempatan untuk memperluas pasar, meningkatkan kapasitas produksi, daan meningkatkan kualitas promo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“UMKM kita selalu kalah bersaing, baik di online maupun di Offline karena kapasitas produksi rendah, daya saingnya juga rendah. Kita ingin ke depan menyiapkan UMKM kita ke dalam konsep rantai pasok,” Jelas dia.

Teten menambahkan bahwa di china, korea selatan dan jepang, UMKM-nya sudah memproduksi produk-produk teknologi.

Baca juga:  Hati-Hati Video Virtex Tersebar di Whatsapp, Bisa Hack Akun WA !

Teten menambahkan  bahwa hal itu disebabkan UMKM di negara-negara tersbut memproduksi barang-barang yang menjadi rantai pasok kebutuhan industri nasional.

“Ini menjadi penting, agar UMKM kita tidak hanya terus menerus bikin kripik, krapak, krupuk, dodol, tapi sudah mullai masuk ke komponen industri, industri makan, industri otomotif, elektronik, dan sebagainya. Sehingga ketika usaha besarnya berkembaang, UMKM-nya ke gerek naik. Memang yang harus kita hindari adalah yang kecil dicaplok yang besar,” Ujarnya.

Sebagai informasi, ketua KPPu mengatakan pelaku UMKM terbukti memiliki kotribusi cukup besar pada pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya dalam hal keluasan kesepakatan kerja, penyerapan tenaga kerja, pembentukan PDB, serta menyediakan jaringan pengaman terutama bagi masyarakat berpenghasilan menengah dan bawah untuuk dapat menjalankan kegiatan ekonomi yang produktif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaKoperasi.com.

Berita Terkait

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia
Seminar Nasional Revitalisasi Koperasi Indonesia : Ahmad Subagyo Menekankan Pentingnya Revitalisasi Koperasi di Era Digital Melalui Strategi dan Inovasi
Forkopi Gelar Konsolidasi Kawal Regulasi Bangkitkan Koperasi Yang Sesuai Amanat Konstitusi
10 Koperasi Modern Diinkubasi Menjadi Lembaga Inkubator Bisnis
Kunjungan Koperasi VICTO Philippina : Koperasi Poetera Desa Wisata Ajak Koperasi ASEAN Kembangkan Tourism COOP dan Kerjasama Usaha
Dampak Regulasi Terhadap Keberlangsungan Koperasi
Lewati Rekor, Pemudik RI Lebaran 2024 Tembus 242 Juta Orang
Panas Perang Iran-Israel, Pemerintah Ungkap Nasib WNI
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

Mengenal Fenomena Desert Bloom Yang Bikin Gurun Di Arab Saudi Jadi Padang Lavender

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

13 Kontroversi Arab Saudi : Proyek Bangunan Mirip Ka’bah Hingga Pantai Bikini

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mengenal Mocaf Pengganti Terigu Yang Kaya Manfaat

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Fakta Haru Dibalik Hari Kasih Sayang 14 Februari

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mau Bisa Nulis Buku Atau Opini Media Penerbit Sherpa Indonesia Buka Klub Menulis, Terbuka Untuk Seluruh Indonesia

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Terapkan Kiat ini, Bikin UMKM Makin Sukses di Era Digital

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Selamat Jalan Prof Rubi, Guru Abadi Sang Pembimbing Yang Menginspirasi

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Tata Cara Salat dan Khutbah Idul Adha di Rumah

Berita Terbaru

Nasional

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia

Minggu, 21 Jul 2024 - 00:01