Apa Benar Gempa Di Negara Turki Buatan Manusia???

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritakoperasi, Jawa Tengah – Ada yang mengatakan gempa Turki itu buatan manusia. Gempa dengan magnitude 7,8 yang mengguncang Turki pada senin (6/2) di tuding ulah manusia, Benarkah hal tersebut??

Tuduhan tentang gempa buatan itu datang,antara lain, dari walikota Ankara, Ibrahim Melih Gokcek. Gokcek mengutip Arab News melalui akun twitter-nya yang mengatakan bahwa ini bukan pertama kalinya Turki menjadi sasaran gempa “buatan manusia”

“Saat ini, saya sedang berfikir, ini bisa jadi gempa buatan manusia. Saya mengatakan itu pasti, tapi ada kemungkinan kuat,” tulis Gokcek di akun twitternya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Info Viral ini menyatakan gempa bermagnitudo 7,8 melanda Turki pada senin (7/2). Menyebabkan kerusakan parah dan ribuan korban jiwa.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan jumlah korban tewas di Turki telah meningkat menjadi setidaknya 9.057, dengan 52.979 lainnya terluka. Sementara itu, White Helmets mengatakan total korban tewas di suriah naik menjadi 2.992.

Jika dirinci, 1.730 korban jiwa berada di daerah yang dikuasai pemberontak di barat laut. Kemudian, 1.262 korban jiwa lainnya berada di bagian yang dikuasai pemerintah Suriah.

Baca juga:  10 Koperasi Modern Diinkubasi Menjadi Lembaga Inkubator Bisnis

 

Amerika Dituding Penyebab Gempa

Banyak pihak menuding Amerika Serikat, pemilik tekhnologi HAARP, berada di balik gempa tersebut. Di antaranya, tudingan datang dari teori konspirasi. Belakangan, ternyata Gokcek juga mempercayai teori tersebut. Gokcek masih membagikan video YouTube penjelasan HAARP melalui akun Twitternya.

“Saya bilang, harus ada investigasi soal ini. Apakah ada kapal riset seismic yang melintas di dekat episenter? Jika iya, kapal itu milik Negara mana?” kata Gokcek.

Di Indonesia, tudingan serupa datang dari beberapa warganet, @DokterTifa salah satunya. Dia mengutip pernyataan ilmuwan Turki Haluk Ozdil bahwa HAARP penyebab gempa Turki.

Ilmuwan Turki Haluk Ozdil menyatakan bahwa tanggal 7 februari 2023, Gempa yang baru saja terjadi di Turki adalah Gempa Geoengineering HAARP US. 

“Kan Dokter Tifa sudah bilang? Apakah Buzzer dan Sotoyer aka Netizen sotoy tetap mau bilang Dokter Tifa ODGJ” tulis salah satu Netizen.

 

Gempa Bumi Bisa Dibuat Manusia

Mengutip situs resmi Stanford, beberapa gempa bumi memang bisa di buat oleh manusia. Salah satu kota di Amerika Serikat yang mengalami gempa buatan manusia adalah Kansas.

Baca juga:  Pemerintah Kembali Perpanjang Moratorium Izin Koperasi Simpan Pinjam

 

Penyuntikan air ke dalam lapisan ini mempengaruhi sesar di sekitarnya. Akibatnya, patahan yang terpengaruh dapat memicu gempa karna tekanan yang diciptakan oleh air limbah yang diinjeksikan.

“Menyuntikan cairan ke dalam formasi Arbuckie meningkatkan tekanan, yang menyebar kearea yang luas. Tekanan ini bermasalah karena mempengaruhi patahan besar didekatnya yang sudah mengalami tekanan akibat proses tektonik,” tulis para pakar yang penelitiannya sudah dipublikasikan di jurnal Nature Communications.

“Gempa yang diindukasi di Oklahoma meningkat drastis sekitar 2009 dan puncaknya terjadi pada 2015, dengan hamper 1000 gempa yang di rasakan dan menyebar di sebelah utara dan selatan Negara bagian tersebut,” tulis mereka.

Hal yang sama dinyatakan geofisikawan dan free University of Berlin, Marco Bohnhoff yang telah mempelajari kegempaan alami dan menyuntikan selama lebih dari 20 tahun. Menurutnya, ada beberapa aktivitas manusia yang dapat memicu terjadinya gempa. (Beritakoperasi/Nina)
 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaKoperasi.com.

Berita Terkait

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia
Seminar Nasional Revitalisasi Koperasi Indonesia : Ahmad Subagyo Menekankan Pentingnya Revitalisasi Koperasi di Era Digital Melalui Strategi dan Inovasi
Forkopi Gelar Konsolidasi Kawal Regulasi Bangkitkan Koperasi Yang Sesuai Amanat Konstitusi
10 Koperasi Modern Diinkubasi Menjadi Lembaga Inkubator Bisnis
Kunjungan Koperasi VICTO Philippina : Koperasi Poetera Desa Wisata Ajak Koperasi ASEAN Kembangkan Tourism COOP dan Kerjasama Usaha
Dampak Regulasi Terhadap Keberlangsungan Koperasi
Lewati Rekor, Pemudik RI Lebaran 2024 Tembus 242 Juta Orang
Panas Perang Iran-Israel, Pemerintah Ungkap Nasib WNI
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

Mengenal Fenomena Desert Bloom Yang Bikin Gurun Di Arab Saudi Jadi Padang Lavender

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

13 Kontroversi Arab Saudi : Proyek Bangunan Mirip Ka’bah Hingga Pantai Bikini

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mengenal Mocaf Pengganti Terigu Yang Kaya Manfaat

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Fakta Haru Dibalik Hari Kasih Sayang 14 Februari

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mau Bisa Nulis Buku Atau Opini Media Penerbit Sherpa Indonesia Buka Klub Menulis, Terbuka Untuk Seluruh Indonesia

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Terapkan Kiat ini, Bikin UMKM Makin Sukses di Era Digital

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Selamat Jalan Prof Rubi, Guru Abadi Sang Pembimbing Yang Menginspirasi

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Tata Cara Salat dan Khutbah Idul Adha di Rumah

Berita Terbaru

Nasional

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia

Minggu, 21 Jul 2024 - 00:01