Fakta Ledakan Di Blitar : Kronologi Penyebab, Dan Jumlah Korban

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritakoperasi, Jawa Timur – Warga  Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur dikejutkan dengan ledakan besar pada Minggu malam (19/2/2023) pukul 22.30 WIB. Sebanyak 25 rumah dan 4 orang dilaporkan tewas dalam kejadian tersebut. Ledakan diduga berasal dari bahan pembuat petasan dari rumah warga bernama Darman.

Berikut Kronologi, penyebab, beserta jumlah korban ledakan di Blitar yang meluluhlantakan rumah Darman.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1.    Sebanyak 25 rumah rusak
Dilansir dari Kompas TV, lokasi ledakan berada di Dusun Sadeng, Desa Karangbedo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Belitar. Kapolres Blitar Kota Argowiyono menyampaikan, Darman yang tinggal di rumah tersebut menjadi korban jiwa.

Tak hanya itu, peristiwa itu juga menyebabkan 25 rumah disekitar lokasi ledakan mengalami kerusakan. Argowiyono menjelaskan bahwa kerusakan di sekitar rumah Darman berkisar dari ringan hingga parah.

“Di lokasi juga tercium bau belerang menyengat, tapi pastinya kami menunggu tim Labfor dan Jibom Polda,” ujarnya.

 

2.    Penyebab ledakan di Blitar
Ledakan di rumah Darman kemungkinan disebabkan oleh bahan peledak petasan atau mercon. Dugaan tersebut didasarkan pada keterangan warga yang mengaku mengetahui pemilik rumah biasa memproduksi mercon sebelum bulan Ramadhan.

Baca juga:  Bersama Dinas Koperasi dan UKM Tangsel, Prodi Akuntasi UT Gelar Pelatihan Peningkatan PelaporanKeuanganKoperasi

Argowiyono mengatakan, pihaknya telah melakukan sterilisasi sejauh 100 meter dari lokasi ledakan. Polres Blitar Kota juga membangun posko bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait lainnya.

 

 

3.    Polisi melakukan penyisiran di lokasi
Dilansir dari Harian Kompas, Polres Blitar Kota melakukan penyisiran di lokasi ledakan untuk menelusuri sisa-sisa bahan berbahaya. Pembersihhan puing dan olah tempat kejadian perkara (TKP), lanjut Argowiyono, bakal dilakukan setelah penyisiran olet tim jibom selesai.

“Kami masih melakukan penyisiran, sudah ditemukan empat potongan tubuh yang semuanya diketaui sebagai keluarga atau ponakan,” jelasnya. “Saat ini sedang diidentifikasi di rumah sakit,” imbuh Argowiyono.

Ia mengatakan, kemungkinan bahan peledak yang menjadi pemicu ledakan berjumlah cukup banyak. Polres Blitar Kota juga menduga ledakan terjadi di satu titik menurut kesimpulan sementara.

 

Petugas INASIF kepolisian memungut serpihan tubuh korban ledakan di Blitar. Senin (20/2/2023).

 

4.    Jumlah korban tewas ledakan di Blitar 4 orang.
Berdasarkan data terkini yang diperoleh Kompas TV pada senin (20/2/2023) siang, ledakan dirumah Darman menyebabkan empat orang tewas. Berikut daftar korban tewas terkait kejadian ledakan di Blitar :

Baca juga:  KemenKopUKM Menetapkan Capai Target 30 Juta UMKM Onboarding Digital  

• Darman (65) tahun
• Aripin (anak Darman)
• Widodo (anak Darman)
• Wawa (saudara Darman)

Polisi menjelaskan, korban tewas dalam kejadian tersebut adalah Darman sebagai pemilik rumah, juga ada dua anakanya yakni Aripin dan Widodo. Sementara Wawa adalah saudara Darman yang pada saat kejadian sedang berkunjung juga menjadi korban.

“Korban ledaskan teridentifikasi meninggal dubia adalah pemilik rumah. Sementara tiga orang masih tertimbun reruntuhan. Kemungkinan meninggal karna ditemukan potongan tubuh,” ujar Argowiyono. (Beritakoperasi/Nina)
 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaKoperasi.com.

Berita Terkait

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia
Seminar Nasional Revitalisasi Koperasi Indonesia : Ahmad Subagyo Menekankan Pentingnya Revitalisasi Koperasi di Era Digital Melalui Strategi dan Inovasi
Forkopi Gelar Konsolidasi Kawal Regulasi Bangkitkan Koperasi Yang Sesuai Amanat Konstitusi
10 Koperasi Modern Diinkubasi Menjadi Lembaga Inkubator Bisnis
Kunjungan Koperasi VICTO Philippina : Koperasi Poetera Desa Wisata Ajak Koperasi ASEAN Kembangkan Tourism COOP dan Kerjasama Usaha
Dampak Regulasi Terhadap Keberlangsungan Koperasi
Lewati Rekor, Pemudik RI Lebaran 2024 Tembus 242 Juta Orang
Panas Perang Iran-Israel, Pemerintah Ungkap Nasib WNI
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

Mengenal Fenomena Desert Bloom Yang Bikin Gurun Di Arab Saudi Jadi Padang Lavender

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

13 Kontroversi Arab Saudi : Proyek Bangunan Mirip Ka’bah Hingga Pantai Bikini

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mengenal Mocaf Pengganti Terigu Yang Kaya Manfaat

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Fakta Haru Dibalik Hari Kasih Sayang 14 Februari

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mau Bisa Nulis Buku Atau Opini Media Penerbit Sherpa Indonesia Buka Klub Menulis, Terbuka Untuk Seluruh Indonesia

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Terapkan Kiat ini, Bikin UMKM Makin Sukses di Era Digital

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Selamat Jalan Prof Rubi, Guru Abadi Sang Pembimbing Yang Menginspirasi

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Tata Cara Salat dan Khutbah Idul Adha di Rumah

Berita Terbaru

Nasional

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia

Minggu, 21 Jul 2024 - 00:01