Catatan Akhir Tahun 2022 : Pertolongan

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritakoperasi, Jakarta - Setiap orang ingin mencari pertolongan ketika apapun masalahnya. Orang biasanya akan meminta pertolongan pada orang terdekat. Orang tua, suadara, teman, tetangga, atasan di kantor, teman kerja atau organisasi, konsultan, psikolog, dokter, bank, rentenir atau siapapun yang dikenal. Bahkan kepada siapapun melalui media sosial atau platform pertolongan umum. Semua permintaan pertolongan itu ditujukan pada orang lain. 

Mungkin saja ada yang peduli. Terutama orang orang terdekat. Menolong dari jerat utang yang melilit, mendapatkan uang makan saat tak punya uang sama, bayaran sekolah anakmu, dari rasa sakit, menganggur dan kesulitan yang melilit apapun itu. 

Sesaat masalah jangka pendek mungkin terselesaikan. Pertolongan jangka panjang didapat dengan mendapatkan pekerjaan, pinjaman modal untuk memulai bisnis, mendapat solusi masalah masalah serius seperti soal hukum, kesehatan dan lain sebagainya. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tapi tidak semua pertolongan itu akan membantumu untuk mendapatkan solusi yang sungguh sungguh selesaikan masalahmu. Bank dan rentenir yang menolong akan datang menagih. Orang yang memberi pinjaman uang akan datang menagih. Tidak semua pertolongan gratis. Andaikan ada yang memberikanya secara gratis itu karema belas kasih. 

Baca juga:  RUU Omnibus Law PPSK Cacat Secara Epistemologi dan Kerdilkan Koperasi

Siapapun mereka yang akan datang menolong itu pasti punya keterbatasan. Mereka menolong karena kebaikan hatinya untuk merelakan yang mereka punya atau karena mengharap sesuatu kembali. Bahkan akan datang mencekik. Sebut saja utang dengan bunga yang tinggi seperti rentenir. 

Hingga satu saat, dunia ini menjadi sangat kejam. Ketika pertolongan sudah tak ada lagi yang datang menolong.  Mereka mungkin sudah jenuh atau bahkan jengkel karena permintaan pertolongan orang lain. Bisa jadi mereka juga marah karena seseorang tak komitmen dengan janji untuk mengembalikan uang pinjamanya. 

Kenyataan di atas sesungguhnya mengajarkan pada kita. Sesungguhmya pertologan orang lain itu ada batasnya. Pertolongan itu juga tak semua gratis. Pertolongan itu sementara. Hal  penting lainnya bahwa, semua itu tak dapat  diandalkan. 

Hal terpenting yang akan mampu menolong secara permamen  itu sesungguhnya adalah diri sendiri. Bukan orang lain. Bahkan orang lain yang menolong justru akan datang menjadi tambahan beban hidup kelak di kemudian hari. 

Cobalah lihat, ketika mereka yang berutang uang pada bank, atau bahkan rentenir. Mereka tak hanya akan menagih tapi bahkan menyita apapun yang dimiliki. Mereka akan datang dengan perhitungan yang berlipat lipat. 

Baca juga:  Pengawasan KSP Amanat Konstitusi

Jalan terbaik adalah mustinya seseorang mampu mengatur pengeluaran dan pemasukan sendiri. Bukan meminta pertolongan pada orang lain. Sebab itu menolong diri sendiri sangat penting. Jika sering terbelit utang maka sebaiknya biasakan dengan menabung. 

Berapapun pendapatan kita semestinya  disisihkan untuk ditabung. Bukan soal besar atau kecil uang yang  ditabung, tapi itulah yang namanya disiplin diri.  Disiplin menabung adalah yang akan mampu menolong diri di masa datang. Tabungan adalah asuransi masa depan. Seberapapun tabungan itu yang akan menolong kita di masa datang.

Melalui disiplin menabung akan juga memiliki perencanaan yang lebih tertata. Menanam karakter untuk menjadi perencana yang baik. Memiliki kemampuan mental untuk tidak boros dan mengikat dengan kebiasaan menghargai usaha sendiri. 

Itu baru soal utang. Bagaimana dengan soal kesehatan?. Tentu akan banyak sekali hal hal yang bergantung pada diri sendiri. Makanan dan minuman sehat adalah asuransi masa depan kita.  Agar terhindar dari jahatnya penyakit. Membersihkan lingkungan sekitar bersih dari kuman dan penyakit juga adalah  upaya diri sendiri yang akan menolong hidup.  

Baca juga:  COOPERATIVE AS A PEOPLE'S MOVEMENT    : Presented by Suroto, the ICA YOUTH Asia Pacific Forum

Semua hal di dunia ini berlaku seperti hukum besi. Jika biasa menolong diri sendiri maka akan tumbuh jadi pribadi yang tak hanya kuat, juga menjadi memiliki kapasitas besar bahkan untuk menolong orang lain di lingkungan sekitar. 

Peribahasa kuno katakan, yang mampu menolong dirimu sesungguhnya adalah dirimu sendiri. Demikian juga suatu kaum, masyarakat atau bangsa ini. Tak ada yang mampu selamatkan nasibnya kecuali atas usahanya sendiri. 

Untuk menjadi pribadi, kaum atau bangsa yang kuat itu juga harus berpijak pada kekuatan dirinya sendiri. Bukan orang lain atau bangsa lain. Jadi baiknya hentikan berharap pada pertolongan orang lain. Jadikanlah diri pribadi dan kekuatan kuta untuk menolong diri sendiri dan juga orang lain.  Selamat tahun baru 2023! Damai dan bahagia selalu untuk kita semua!. (Diah S/Beritakoperasi).

Penulis : Suroto (Ketua Akses)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaKoperasi.com.

Berita Terkait

Pakar : Kemenkop Mestinya Atasi Solusi Gagal Bayar KSP Bukannya Moratorium
Pakar : Kemenkop mestinya Atasi Solusi Gagal Bayar KSP, Bukannya Moratorium
Saran Untuk Anggota Koperasi Bermasalah. Suroto : Koperasi Yang Baik Menyelenggarakan Pendidikan Bagi Anggotanya
Dr. Mohamad Sukri : Ledakan KSP Bermasalah Sudah Diingatkan 15 Tahun Lalu
Indonesia Darurat Koperasi, Benarkah Demikian ?
Abdul Majid : Prihatin Dengan Kasus Koperasi Ilegal, Oknum Yang Bersangkutan Harus Diusut Secara Pasti
Maraknya Koperasi Abal-abal. Suroto : Bubarkan! Jangan Hanya Gertak Sambal
Sistem Kapitalisme Ekonomi Kita
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

Mengenal Fenomena Desert Bloom Yang Bikin Gurun Di Arab Saudi Jadi Padang Lavender

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

13 Kontroversi Arab Saudi : Proyek Bangunan Mirip Ka’bah Hingga Pantai Bikini

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mengenal Mocaf Pengganti Terigu Yang Kaya Manfaat

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Fakta Haru Dibalik Hari Kasih Sayang 14 Februari

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mau Bisa Nulis Buku Atau Opini Media Penerbit Sherpa Indonesia Buka Klub Menulis, Terbuka Untuk Seluruh Indonesia

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Terapkan Kiat ini, Bikin UMKM Makin Sukses di Era Digital

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Selamat Jalan Prof Rubi, Guru Abadi Sang Pembimbing Yang Menginspirasi

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Tata Cara Salat dan Khutbah Idul Adha di Rumah

Berita Terbaru

Nasional

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia

Minggu, 21 Jul 2024 - 00:01