Maraknya Koperasi Abal-abal. Suroto : Bubarkan! Jangan Hanya Gertak Sambal

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritakoperasi, Jawa tengah – Pernyataan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki beberapa waktu lalu mengenai maraknya praktek shadow banking dari koperasi simpan pinjam di Indonesia memang benar terjadi.

Banyak diantara oknum-oknum koperasi tersebut yang menggunakan badan hukum koperasi untuk kepentingan pribadi mereka tanpa menerapkan nilai-nilai dan prinsip koperasi yang sesungguhnya.

Banyak pihak yang menyayangkan hal ini, salah satunya Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis, Suroto, seharusnya Menteri Koperasi  bisa mentertibkan kasus ini sejak lama dan bukan hanya memberikan gertakan saja tanpa adanya tindakan serius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Koperasi-koperasi semaam ini harusnya sudah dapat ditertibkan dari dulu. Tidak hanya main gertak sambal. Langsung lakukan tindakan.” Tegas Suroto.

Hal-hal seperti ini dapat merugikan berbagai pihak, dan yang paling utama dapat merusak citra koperasi yang berjati diri baik.

Suroto menyebutkan dalam tulisannya bahwa koperasi diibaratkan seperti pohon jati yang tumbuh diantara semak belukar dan harus segera dibersihkan agar dapat tumbuh lebih kuat dan tinggi lagi.

Baca juga:  Koperasi Seringkali Dijadikan Ajang Spekulasi Bisnis. Suroto : Ganti Istilah Anggota Koperasi Jadi Pemilik Koperasi

 

 

“Koperasi yang baik itu ibarat pohon jati dia dikerumuni dan ditenggelamkan oleh semak belukar yang seharusnya dibersihkan agar pohon jatinya tumbuh subur. Tugas menteri koperasi yang penting justru ini.” Tegas Suroto.

Selama ini argumentasi Menteri Koperasi dianggap lemah karena regulasinya, pada kenyataannya berdasarkan prinsip UU, argumentasi tersebut sudah merekognisi prinsip dan nilai koperasi, selanjutnya bisa dibentuk peraturan menteri.

Dalam Undang Undang (UU) No. 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian, sebagai UU yang masih existing sejak dibatalkanya UU No. 17 Tahun 2012 oleh Mahkamah Konstitusi itu sudah jelas merekognisi nilai dan prinsip koperasi, atau Jati diri Koperasi. Jadi secara fundamental sudah dapat dibuat peraturan turunananya semacam Peraturan Menteri untuk mempertegasnya.

“Koperasi-koperasi bermasalah yang marak selama ini memang salah satu faktornya karena dibiarkanya praktek koperasi abal abal tersebut. Namun alasan lainnya juga karena pengetahuan masyarakat tentang koperasi yang benar itu juga sangat minim,” Pungkas Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis ini.

 

Baca juga:  Dr. Mohamad Sukri : Ledakan KSP Bermasalah Sudah Diingatkan 15 Tahun Lalu

Banyaknya masyarakat yang jadi korban koperasi abal-abal saat ini juga menunjukan kegagalan Kementrian Koperasi dan UKM dalam melakukan tugas penyebaran pengetahuan tentang jati diri koperasi dan hukum koperasi. Padahal ini adalah salah satu tugas pokok yang tertulis dalam UU. (Beritakoperasi/Sefi)
 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaKoperasi.com.

Berita Terkait

Pakar : Kemenkop mestinya Atasi Solusi Gagal Bayar KSP, Bukannya Moratorium
Saran Untuk Anggota Koperasi Bermasalah. Suroto : Koperasi Yang Baik Menyelenggarakan Pendidikan Bagi Anggotanya
Dr. Mohamad Sukri : Ledakan KSP Bermasalah Sudah Diingatkan 15 Tahun Lalu
Indonesia Darurat Koperasi, Benarkah Demikian ?
Pakar : Kemenkop Mestinya Atasi Solusi Gagal Bayar KSP Bukannya Moratorium
Abdul Majid : Prihatin Dengan Kasus Koperasi Ilegal, Oknum Yang Bersangkutan Harus Diusut Secara Pasti
Sistem Kapitalisme Ekonomi Kita
Catatan Akhir Tahun 2022 : Pertolongan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

Mengenal Fenomena Desert Bloom Yang Bikin Gurun Di Arab Saudi Jadi Padang Lavender

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

13 Kontroversi Arab Saudi : Proyek Bangunan Mirip Ka’bah Hingga Pantai Bikini

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mengenal Mocaf Pengganti Terigu Yang Kaya Manfaat

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Fakta Haru Dibalik Hari Kasih Sayang 14 Februari

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mau Bisa Nulis Buku Atau Opini Media Penerbit Sherpa Indonesia Buka Klub Menulis, Terbuka Untuk Seluruh Indonesia

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Terapkan Kiat ini, Bikin UMKM Makin Sukses di Era Digital

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Selamat Jalan Prof Rubi, Guru Abadi Sang Pembimbing Yang Menginspirasi

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Tata Cara Salat dan Khutbah Idul Adha di Rumah

Berita Terbaru

Nasional

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia

Minggu, 21 Jul 2024 - 00:01