Koperasi dan UMKM Masih Terpusat di Jawa, Papua Paling Sedikit

Kamis, 4 Januari 2024 - 00:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritakoperasi, Purwokerto – Sebanyak 13,4 juta data lengkap koperasi dan pelaku UMKM telah dikantongi Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) bersama Badan Pusat Statistik (BPS). Total 13,4 juta data tersebut merupakan keseluruhan data dari 9,1 juta data yang dihimpun pada 2022 dan 4,3 juta data yang ditemukan pada 2023.

Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKop UKM Siti Azizah menjelaskan, dari 36 provinsi, jumlah koperasi dan pelaku UMKM terbanyak berada di Pulau Jawa. Salah satu contohnya adalah DKI Jakarta yang memiliki total 716 ribu pelaku usaha mikro.

"Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, paling banyak. Sudah pasti," ucapnya di Kantor Kemenkop UKM, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (26/3/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Oleh sebab itu, lewat program pendataan lengkap koperasi dan pelaku UMKM by name dan by address, ia menjelaskan, pemerintah bakal lebih mudah untuk merancang program dan mengembangkan potensi koperasi dan UMKM.

"Contohnya DKI Jakarta ini ada 716.000 dan ini bisa kita detailkan lagi secara sektor. Jadi teman-teman di DKI nanti bisa membuat program yang lebih terarah," sambungnya.

Baca juga:  Dinas Koperasi dan UKM DIY mengadakan program fasilitas uji nilai gizi produk untuk para UMKM. Catat tanggalnya !

Asisten Deputi Bidang Pemetaan Data dan Analis Usaha Kemenkop UKM, Adi Trisnojuwono menduga Papua yang kini memiliki enam provinsi, bakal menjadi wilayah yang memiliki jumlah koperasi dan UMKM. 

 

Ia pun mengatakan pihaknya kini kesulitan memperoleh data karena persoalan medan dan akses ke berbagai kabupaten/kota di Papua. "Kita juga belum punya kemampuan untuk menjangkaunya agar proses pendataan lebih cepat," jelasnya.

 

"Daerah Papua juga memang ada yang belum kami data, daerah-daerah yang sulit itu," ungkapnya.

 

Adi menjelaskan bahwa pihaknya berupaya agar program pendataan lengkap koperasi dan UMKM bisa rampung secepatnya. Sebanyak 59 kabupaten/kota saat ini belum terdata oleh Kemenkop UKM dan BPS. (Beritakoperasi/Izul)

 

BACA JUGA: https://beritakoperasi.com/kemenkop-ukm-kumpulkan-134-juta-data-pelaku-koperasi-dan-umkm-hingga-2023

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaKoperasi.com.

Berita Terkait

Bakso Girimarto, Cita Rasa Wonogiri Juara Tetelan Hadir di Purwokerto
Peraturan UMKM Wajib Sertifikasi Halal hingga 17 Oktober 2024 Ditunda
UMKM Binaan Pertamina Alami Peningkatan Penjualan Saat Lebaran
Perluas Jangkauan Penyaluran, PIP Gelar Sosialisasi ke Purworejo
SUSU KAMBING CITI GOAT YANG BANYAK MANFAATNYA !!!
Pendataan Koperasi dan UMKM 2023 di 215 Kabupaten/Kota Libatkan BPS
Mie Ayam Tatsuya Mie Ayam Khas Wonogiri : Praktis, Lezat Dan Mudah Disajikan
Sumarno, Wakil Manajer BK Swalayan Purwokerto : Kembali Buka 24 Jam, Sediakan Mie Ayam Khas Wonogiri Siap Seduh
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

Mengenal Fenomena Desert Bloom Yang Bikin Gurun Di Arab Saudi Jadi Padang Lavender

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

13 Kontroversi Arab Saudi : Proyek Bangunan Mirip Ka’bah Hingga Pantai Bikini

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mengenal Mocaf Pengganti Terigu Yang Kaya Manfaat

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Fakta Haru Dibalik Hari Kasih Sayang 14 Februari

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mau Bisa Nulis Buku Atau Opini Media Penerbit Sherpa Indonesia Buka Klub Menulis, Terbuka Untuk Seluruh Indonesia

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Terapkan Kiat ini, Bikin UMKM Makin Sukses di Era Digital

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Selamat Jalan Prof Rubi, Guru Abadi Sang Pembimbing Yang Menginspirasi

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Tata Cara Salat dan Khutbah Idul Adha di Rumah

Berita Terbaru

Nasional

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia

Minggu, 21 Jul 2024 - 00:01