Rupiah Tertekan ke Rp 16.234 per Dolar AS Pagi Ini

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritakoperasi, Purwokerto – Nilai tukar rupiah dibuka di posisi Rp16.234 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Senin (29/4) pagi.

Mata uang Garuda turun 24 poin atau minus 0,15 persen dibandingkan penutupan di hari sebelumnya.

Mirip, mata uang Asia mayoritas layu. Peso Filipina dan dolar Hong Kong jatuh 0,01 persen, rupee India minus 0,03 persen, baht Thailand merosot 0,05 persen, ringgit Malaysia ambrol 0,18 persen, won Korea Selatan ambruk 0,49 persen, dan yen Jepang jatuh 0,52 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA: https://beritakoperasi.com/bi-terus-intervensi-pasar-akibat-rupiah-tertekan-dekati-rp-16300-per-dollar-as

Sedangkan penguatan hanya dirasakan dolar Singapura yang naik 0,01 persen. Sementara itu, yuan China macet pagi ini.

Akan tetapi, mata uang utama negara maju kompak menguat. Poundsterling Inggris naik 0,24 persen, euro Eropa menguat 0,20 persen, franc Swiss tumbuh 0,15 persen, dolar Australia melesat 0,40 persen, dan dolar Kanada plus 0,16 persen.


BACA JUGA: https://beritakoperasi.com/pelemahan-rupiah-bakal-berdampak-pada-harga-barang-impor-sampai-beras


Pengamat Komoditas dan Mata Uang Lukman Leong mengatakan rupiah masih akan tertekan dolar AS hari ini. Meski, data personal consumption expenditures (PCE) AS pada Jumat (26/4) lalu menunjukkan kenaikan pada level inflasi, di mana masih sesuai perkiraan.

"Investor masih cenderung menghindari aset dan mata uang berisiko mengantisipasi pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) minggu ini," katanya 

Baca juga:  Pelemahan Rupiah Bakal Berdampak pada Harga Barang Impor sampai Beras


BACA JUGA: https://beritakoperasi.com/beritakoperasi-purwokerto-izul


Ia memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp16.200 sampai Rp16.300 per dolar AS pada hari ini.

(Beritakoperasi/Izul)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaKoperasi.com.

Berita Terkait

BI Terus Intervensi Pasar Akibat Rupiah Tertekan Dekati Rp 16.300 Per Dollar AS
Pelemahan Rupiah Bakal Berdampak pada Harga Barang Impor sampai Beras
Penyebab Harga Bawang Merah Naik
Pengusaha Buka-bukaan Biang Kerok Gula Langka dan Mahal di Ritel
Indonesia Bidik Swasembada Gula, Perhutani Siapkan 2.300 Hektar Lahan Tebu
Neraca Perdagangan Maret 2024 Tembus USD 4,47 Miliar, BI Bakal Perkuat Kebijakan Moneter
IHSG Menguat 47,6 Poin, Rupiah Melemah
Konsumsi Pertamax Series Naik Saat Puncak Arus Balik Lebaran 2024
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

Mengenal Fenomena Desert Bloom Yang Bikin Gurun Di Arab Saudi Jadi Padang Lavender

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

13 Kontroversi Arab Saudi : Proyek Bangunan Mirip Ka’bah Hingga Pantai Bikini

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mengenal Mocaf Pengganti Terigu Yang Kaya Manfaat

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Fakta Haru Dibalik Hari Kasih Sayang 14 Februari

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mau Bisa Nulis Buku Atau Opini Media Penerbit Sherpa Indonesia Buka Klub Menulis, Terbuka Untuk Seluruh Indonesia

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Terapkan Kiat ini, Bikin UMKM Makin Sukses di Era Digital

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Selamat Jalan Prof Rubi, Guru Abadi Sang Pembimbing Yang Menginspirasi

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Tata Cara Salat dan Khutbah Idul Adha di Rumah

Berita Terbaru

Nasional

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia

Minggu, 21 Jul 2024 - 00:01