Mudahnya Pinjam Uang Di Koperasi KOPASJADI, Ini Langkahnya

Kamis, 6 April 2023 - 00:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritakoperasi, Purwokerto – Sebagian besar masyarakat kita hanya tahu koperasi sebagai tempat pinjam uang saja. Hal ini karena koperasi yang ada di Indonesia sebenarnya telah bergeser dari nilai sebenarnya. Koperasi yang benar adalah sebagai alat untuk memupuk dan mengembangkan kesejahteraan.

Diperparah dengan banyak rentenir yang berbaju koperasi menambah parah ketidaktahuan masyarakat tentan koperasi yang benar.

Menurut Bung Hatta, koperasi harus mampu memupuk simpanan atau tabungan. Simpanan atau tabungan inilah yang akhirnya digunakan untuk  dipinjam oleh sesama anggota koperasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berarti langkah pertama sebelum meminjam di koperasi adalah menjadi anggota dengan menyimpan pada simpanan pokok dan simpanan wajib.

Koperasi Syariah Arasy Wukir Jaladri (KOPASJADI) memberikan pinjaman dengan mudah pada masyarakat yang telah menjadi anggota koperasi. KOPASJADI memberikan pinjaman atau pembiayaan tanpa jaminan kepada anggota. Saat ini KOPASJADI hanya melayani anggota di Purwokerto saja, utamanya.

Sebagai koperasi Syariah, KOPASJADI beroperasi sebagai koperasi simpan pinjam dan pembiayaan syariah. Di KOPASJADI anggota tidak hanya mendapatkan pinjaman uang saja. Tetapi diberikan pendampingan usaha dan manajemen yang semakin baik.

Baca juga:  Sularto : Ajak Pemerintah dan Pelaku Koperasi, Kampanye Untung Bareng Koperasi

Langkah pertama untuk bisa mendapatkan pinjaman baik itu dengan akad sosial maupun bisnis adalah menjadi anggota. Sesuai dengan peraturan perundangan yang ada koperasi simpan pinjam hanya boleh melayani anggota saja.

Berarti, langkah pertama adalah menjadi anggota dengan membayar simpanan pokok Rp 100 ribu, simpanan wajib Rp 25 ribu dan admin Rp 5 ribu. Sehingga untuk mendapatkan layanan koperasi, siapapun harus masuk dan terdaftar sebagai anggota dengan membayar Rp 130 ribu.

Hal ini sebenarnya juga diterapkan oleh perbankan, jika ada orang yang ingin meminjam di bank maka wajib untuk membuka rekening di bank tempat ia meminjam. Bedanya bank dengan KOPASJADI adalah bank memberikan persyaratan jaminan (BPKB kendaraan, sertifikat rumah atau deposito) sedangkan di KOPASJADI, koperasi memberikan pinjaman tanpa jaminan.

Di KOPASJADI, koperasi juga memberikan pendampingan manajemen bukan hanya sekedar menagih saja. KOPASJADI ingin agar anggota meningkat kesejahteraan pendidikan keluarganya, meningkat ekonominya, meningkat derajat sosialnya dan meningkat nilai spiritaulnya.

KOPASJADI juga tidak memberlakukan denda tetapi lebih menekankan pada tanggung jawab bahwa uangnya dipinjam adalah uang milik bersama, oleh karena itu harus dijaga amanah ini.

Baca juga:  BERMITRA SEJAK 2009, KSP LOMBOK SEJATI NTB TUMBUH TANGGUH BERSAMA LPDB-KUMKM

Nina Sofiana, Asisten manajer KOPASJADI menegaskan bahwa koperasi akan membantu anggota meningkatkan kesejahteraannya.

“Kita berikan pendampingan bisnis sesuai dengan kapasitas bisnisnya. Kita berikan juga bagaimana mereka mampu meningkatkan akses pasar. Jika ingin masuk ke jualan online kita juga membantu semaksimal mungkin” ujar Nina.

Selain pendampingan manajemen Nina menerangkan bahwa Koperasi Arasy atau Kopasjadi memberikan bantuan pembiayaan modal tanpa jaminan.

“Kita berikan akses modal sesuai dengan kebutuhan. Misalnya anggota butuh Rp 1 juta atau Rp 3 juta kita berikan sesuai dengan penilaian dan kebutuhan” ujarnya.

Pembiayaan ini kita jalankan dengan skema Syariah. “Kita membantu usaha anggota agar anggota sukses lahir batin. Kita ingin mereka semakin layak hidupnya. Kita ingin anak-anak mereka bisa menuntaskan pendidikannya, bisa meningkat ekonominya, semakin meningkat status sosialnya dan mampu lebih baik nilai spiritualnya” terang Nina.

“Bagi pelaku yang ingin mendapatkan layanan dari kita silakan datang ke kantor kita” pungkas Nina.

Informasi silakan kontak Nina 0813-9378-5274. (Nina/Beritakoperasi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaKoperasi.com.

Berita Terkait

Webinar Harkopnas Ke-77 : Peran Lembaga Pembiayaan Pengungkit Pengembangan Koperasi
Budi Hermawan : Bedah Buku Dan Diskusi “Lawan Tanding Kapitalisme” Semarakkan Harkopnas
Syarat Dan Tata Cara Menjadi Notaris Pembuat Akta Koperasi
Koperasi Kopasjadi Purwokerto, Kantor Baru Siap Fasilitasi Modal Usaha Dan Layani Biaya Pendidikan Anak
Hibah Rumah Gratis Ke-477, Bukti Kopsyah BMI Koperasi Yang Menjaga Prinsip Gotong-Royong
Cerita Di Balik Penyerahan Rumah Gratis Kopsyah BMI Ke-477 Di Serang
Enam Pria Tersangka Merampok Rumah Pegawai Koperasi di Malang , 4 Ditangkap dan 2 Buron
Bagi-bagi Dana Koperasi Desa Rp 1,6 Miliar, Wali Nagari dan Bamus di Dharmasraya Jadi Tersangka
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

Mengenal Fenomena Desert Bloom Yang Bikin Gurun Di Arab Saudi Jadi Padang Lavender

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

13 Kontroversi Arab Saudi : Proyek Bangunan Mirip Ka’bah Hingga Pantai Bikini

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mengenal Mocaf Pengganti Terigu Yang Kaya Manfaat

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Fakta Haru Dibalik Hari Kasih Sayang 14 Februari

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mau Bisa Nulis Buku Atau Opini Media Penerbit Sherpa Indonesia Buka Klub Menulis, Terbuka Untuk Seluruh Indonesia

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Terapkan Kiat ini, Bikin UMKM Makin Sukses di Era Digital

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Selamat Jalan Prof Rubi, Guru Abadi Sang Pembimbing Yang Menginspirasi

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Tata Cara Salat dan Khutbah Idul Adha di Rumah

Berita Terbaru

Nasional

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia

Minggu, 21 Jul 2024 - 00:01