Kecewa terhadap RUU PPSK, Para Pelaku Koperasi Serbu KemenkopUKM

Senin, 12 September 2022 - 00:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritakoperasi, Jakarta – Para penggerak koperasi yang tergabung dalam Forum Gerakan Koperasi Indonesia melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Koperasi dan UMKM pada Rabu, 7 Desember 2022 lalu. Aksi ini berfokus pada penolakan keterlibatan OJK dalam pengawasan Koperasi Simpan Pinjam.

 

“Pengawasan OJK pada Koperasi sangat bertentangan dengan prinsip dan jati diri koperasi sebab koperasi berasaskan gotong royong, kekeluargaan, dan sosial sehingga koperasi hadir sebagai wadah pembiayaan alternatif bagi perekonomian rakyat. Jadi rasanya sangat tidak pantas apabila di awasi oleh OJK yang cenderung pada Ekonomi Kapitalis.” Ujar Sudirman Agus salah satu anggota Forum Koperasi Indonesia dalam aksi FGKI didepan Kantor KemenKopUKM, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (7/12/22).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua FGKI, Robby Ferliansyah secara tegas meminta Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki agar dapat mengurus Badan Usaha Koperasi secara benar dan bukan lempar batu sembunyi tangan pada lembaga lainnya.

“Pasal Simpan Pinjam Koperasi dalam RUU PPSK telah menjadi bukti bahwa terdapat pelemparan tanggungjawab Kementrian Koperasi dan UMKM.” Ungkap Robby Ferliansyah.

Baca juga:  KOLABORASI KOPERASI DENGAN UMKM DEMI KEMAJUAN BERSAMA

 

Berikut ialah tuntutan yang ingin dicapai dalam unjuk rasa yang dilakukan terkait pembuatan Rencana Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU PPSK).

1. Lakukan pencabutan aturan terkait tata kelola usaha sektor keuangan koperasi oleh OJK dalam RUU PPSK.

2. Kembalikan pengaturan terkait tata kelola usaha sektor keuangan koperasi kepada RUU Perkoperasian atau pengganti Undang-undang No. 25 Th.1992 tentang Perkoperasian yang saat ini sedang berproses.

3. Lakukan pencabutan pengaturan lembaga jasa keuangan termasuk lembaga keuangan mikro yang dapat berbadan hukum koperasi atau boleh dimiliki badan hukum koperasi dalam RUU PPSK.

4. Pengaturan usaha sektor keuangan yang saat ini sudah dilakukan koperasi untuk melayani masyarakat bukan anggota diberikan kesempatan selama satu tahun untuk memilih tetap berbadan Hukum Koperasi atau Berbadan Hukum Lembaga Jasa Keuangan diluar koperasi.

5. Pembuatan dan penyusunan rancangan UU Perkoperasian untuk menggantikan UU No. 25 Th, 1992 tentang Perkoperasian saat ini sedang berproses hingga melibatkan serta menampung dan memasukkan aspirasi Gerakan Koperasi Indonesia.

Baca juga:  Teguh Boediyana,  Stafsus Era Puspayoga : Tidak Benar UU No. 25 Tahun 1992 Tidak Mengatur Pengawasan Koperasi Oleh Kemenkopukm

 

Sudirman Agus sebagai salah satu Pengurus Asosiasi Penggerak Koperasi Syariah Indonesia menyatakan bahwa kekecewaan yang mendalam telah mengantarkan para penggerak Koperasi turun jalan untuk mengaspirasikan suara mereka.

 

“OJK jangan ikut campur dalam urusan Perkoperasian, apabila RUU PPSK tetap disahkan maka kami akan mengajukan banding pada MK untuk membatalkannya.” Tegasnya. (Meilinda/Beritakoperasi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaKoperasi.com.

Berita Terkait

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia
Seminar Nasional Revitalisasi Koperasi Indonesia : Ahmad Subagyo Menekankan Pentingnya Revitalisasi Koperasi di Era Digital Melalui Strategi dan Inovasi
Forkopi Gelar Konsolidasi Kawal Regulasi Bangkitkan Koperasi Yang Sesuai Amanat Konstitusi
10 Koperasi Modern Diinkubasi Menjadi Lembaga Inkubator Bisnis
Kunjungan Koperasi VICTO Philippina : Koperasi Poetera Desa Wisata Ajak Koperasi ASEAN Kembangkan Tourism COOP dan Kerjasama Usaha
Dampak Regulasi Terhadap Keberlangsungan Koperasi
Lewati Rekor, Pemudik RI Lebaran 2024 Tembus 242 Juta Orang
Panas Perang Iran-Israel, Pemerintah Ungkap Nasib WNI
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

Mengenal Fenomena Desert Bloom Yang Bikin Gurun Di Arab Saudi Jadi Padang Lavender

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:36

13 Kontroversi Arab Saudi : Proyek Bangunan Mirip Ka’bah Hingga Pantai Bikini

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mengenal Mocaf Pengganti Terigu Yang Kaya Manfaat

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Fakta Haru Dibalik Hari Kasih Sayang 14 Februari

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:35

Mau Bisa Nulis Buku Atau Opini Media Penerbit Sherpa Indonesia Buka Klub Menulis, Terbuka Untuk Seluruh Indonesia

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Terapkan Kiat ini, Bikin UMKM Makin Sukses di Era Digital

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Selamat Jalan Prof Rubi, Guru Abadi Sang Pembimbing Yang Menginspirasi

Rabu, 12 Juni 2024 - 03:34

Tata Cara Salat dan Khutbah Idul Adha di Rumah

Berita Terbaru

Nasional

Koperasi Multi Pihak Game Changer Koperasi Indonesia

Minggu, 21 Jul 2024 - 00:01